Jumat, 11 April 2014

Sang Maha Kasih






Aku, Kamu dan Tuhan Kita


Tidak ada yang bisa memisahkan kita dan Sang Pemberi Hidup
Walaupun onak menghalangi, walaupun kabut terus mengikuti tetapi ikatan tali dengan-Mu Ya Rabb tidak akan pernah putus.
Sang Maha Segalanya selalu mengulurkan tangannya kepada kita semua, memberikan kasih sayangnya kepada semua makhluk-Nya dan tanpa setitik pun terlihat bayang semu. Semuanya jelas dan real.
Terkadang kita yang secara sengaja menjauhkan diri dari-Nya membiarkan celah dalam diri kita diserbu oleh nafsu dunia yang menyesatkan.
Awalnya memang manis tetapi sadarlah kawan yang namanya manis itu tidak akan selamanya. Seperti batang tebu jika dihisap terus-menerus yang akan tersisa hanyalah ampasnya. Begitu juga kehidupan, tidak mungkin akan terus menerus stagnan tanpa adanya tantangan. Jalan mulus dan jalan berbatu pasti akan kita lalui.
Jalan mulus itu sudah pasti tidak akan merepotkan kita, tetapi jika mulai melalui jalan berbatu mungkin itu membuat kita jatuh berkali-kali dan akhirnya lemah tanpa daya dan akhirnya hanya bisa menangis dan menyesal.
Ingatlah kawan uluran cahaya ilahi akan terus datang menghampiri kita tinggal bagaimana kita bergegas menjemputnya dan merasakan rasa kasih sayang-Nya menyelimuti kita.
Aku, kamu, kalian, dan kita semua berhak mendapatkan semua itu dan tidak ada yang tidak mungkin selama kita masih hidup. Maka, mari kita membuka hati dan fikiran seluas-luasnya untuk menerima kedahsyatan itu. Cahaya itu menunggu kedatangan kita.
We can do it.